Halaman

Jagoan

Selasa, 06 November 2012

Senyum Untukmu


Hehe

Sekarang aku lebih suka tertawa
Walau kadang tawanya berbentuk senyum simpul

Maaf
..

Dulu pernah ku simpan senyum ini
Tak mau ku bagi

Tak ku berikan
Ku sembunyikan dalam-dalam

Maaf
..


Hehe

Kembali ku tertawa
Terasa nikmatnya

Ku tersenyum memejam air mata..



Dengan seperti ini
Ku harap mampu membuat jiwamu kembali berseri..

Rabu, 08 Agustus 2012

Aku Perang

Ku termenung tak hiraukan apapun yang terjadi
Hanya ku resapi
tapi tidak ku ratapi

ku sadari ini cuma rasa hati
Rasa yang harus ku kuasai
bukan dikuasai

Tapi subhanallah
rasa ini mulai ku kuasai
namun perih menghampiri

Lidah ku kelu berapi-api
Perutku kempet bernyanyi sedih menyayat hati..

Tapi tetap ku bertahan
Pedih perih aku lawan
Aku perang

walau betapapun hebatnya lawan
ku tetap menyerang
mengibarkan panji-panji Islam

Hingga kedua tanganku hilang
lidahku putus melayang

Tubuhku tertusuk pedang berkarat
Aku sekarat

Aku mengira aku akan kalah
Aku pasrah..

Tapi tiba-tiba hati kecilku bertasbih
mengharap mengiba kepada ilahi

dan
Aneh

semangatku bersemi
kedua tanganku tumbuh kembali

lidahku datang menyambung menajam dengan sendiri
Bekas tusukan pedang di tubuhku pun bersih

hingga matahari undur diri
dengan datangnya panggilan Ilahi Robbi..

Allahumma laka shumtu
wa bika aamantu
wa 'ala rizkika afthortu
birahmatika ya arhamar rahimin..

Sabtu, 02 Juni 2012

Benci


Kesunyian menghampiri dalam diri

Hatiku bergetar,
Samar-samar bibirku menggerak,
Tangisku meledak
Aku terisak..

Tetesan demi tetesan
Berjatuhan perlahan

Mengapa harus ku temui perjalanan seperti ini,
Berduri,
Tak sesuai kehendak hati,
Aku benci..
..
Padahal..

Padahal dulu indah sekali
Menawan hati
Membuat jiwa berseri-seri

Namun kini
Ku tak mau mengingatnya lagi
Aku benci..

Jumat, 25 Mei 2012

Belenggu Cahaya

Kapan semua ini kan berakhir

Ku terbelenggu..

Busuk, amis di dalamnya
walau terlihat indah..

Ingin rasanya ku hancurkan tembok itu


Hah,
Mengapa ku tak lari dari dulu
Andai saja ku tahu
Andai kini ku tak menyadari
Siapa diri ini
Mungkin ku telah tersesat jauh tak menentu

Tapi untuk apa juga ku tahu
Aku terbelenggu
Tak mampu

Ku tahu siapa aku..?
Bagaimana aku..?
Harus apa aku
Tapi aku terbelenggu..

Nikmatnya hidupku
Namun terasa semu..

Ku harus lari dari belenggu tembok ini

Kan ku cari celahnya
walau hati terasa merana..

Senin, 14 Mei 2012

Kesadaran Abdi

Dulu,
Aku selalu mengejarnya

Dulu,
Aku selalu mengincarnya

Dulu,
Aku selalu ingin mendapatkannya

entah mengapa?

ia selalu ku kejar
ku incar..!

tapi..

setelah ku dapati
ia kurasakan  tak berarti

ia kurasakan tak berguna
ia kurasakan sebagai  t u a n
dan aku b u d a k   nya.. 

ku merasa terpuruk
hina dina
nestapa,,,


untuk apa

untuk apa?
bukankah yang kita cari adalah keridhoan Allah...!