Halaman

Jagoan

Jumat, 25 Mei 2012

Belenggu Cahaya

Kapan semua ini kan berakhir

Ku terbelenggu..

Busuk, amis di dalamnya
walau terlihat indah..

Ingin rasanya ku hancurkan tembok itu


Hah,
Mengapa ku tak lari dari dulu
Andai saja ku tahu
Andai kini ku tak menyadari
Siapa diri ini
Mungkin ku telah tersesat jauh tak menentu

Tapi untuk apa juga ku tahu
Aku terbelenggu
Tak mampu

Ku tahu siapa aku..?
Bagaimana aku..?
Harus apa aku
Tapi aku terbelenggu..

Nikmatnya hidupku
Namun terasa semu..

Ku harus lari dari belenggu tembok ini

Kan ku cari celahnya
walau hati terasa merana..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar